Dari AKP ke KOMPOL: Ini Syarat Wajib yang Harus Dipenuhi
Kenaikan pangkat dari AKP ke KOMPOL merupakan salah satu tahap krusial dalam perjalanan karier perwira di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pangkat KOMPOL menandai transisi penting dari perwira pertama menuju perwira menengah, di mana tanggung jawab tidak lagi sebatas teknis lapangan, tetapi juga kepemimpinan, pengambilan keputusan strategis, serta pembinaan anggota.
Karena itu, kenaikan pangkat ini tidak bersifat otomatis. Ada sejumlah syarat wajib yang harus dipenuhi secara kumulatif. Tanpa salah satunya, proses kenaikan pangkat dapat tertunda meskipun masa dinas sudah mencukupi.
1. Masa Dinas dalam Pangkat AKP
Syarat dasar yang harus dipenuhi adalah masa dinas dalam pangkat (MDP). Seorang perwira harus:
- Menjalani minimal 4 tahun dalam pangkat AKP
- Aktif melaksanakan tugas dan tidak sedang menjalani hukuman disiplin
Masa dinas ini menjadi tolok ukur pengalaman lapangan dan kesiapan mental seorang perwira sebelum naik ke jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi.
2. Lulus Pendidikan Sespimma (Syarat Mutlak)
Salah satu faktor paling menentukan dalam kenaikan pangkat AKP ke KOMPOL adalah kelulusan Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma). Pendidikan ini bersifat wajib dan tidak dapat digantikan oleh persyaratan lain.
Sespimma bertujuan membentuk perwira yang:
- Memiliki kemampuan kepemimpinan dan manajerial
- Mampu berpikir analitis dan strategis
- Siap memimpin satuan dengan kompleksitas lebih tinggi
Tidak sedikit AKP yang tertunda naik pangkat bukan karena kinerja, tetapi karena belum mengikuti atau belum lulus Sespimma.
3. Penilaian Kinerja Minimal “Baik”
Kinerja menjadi aspek yang sangat diperhatikan. AKP yang diusulkan naik KOMPOL harus memiliki:
- Nilai SMK (Sasaran Kinerja Pegawai) minimal Baik
- Penilaian kinerja yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir
- Tidak memiliki catatan evaluasi negatif dari pimpinan
Penilaian ini mencerminkan profesionalisme, loyalitas, serta kemampuan perwira dalam menjalankan tugas secara berkelanjutan.
Baca Juga: AKPOL dan STIK-PTIK Berbeda? Ini Penjelasan Lengkap Jalur Masuk & Karier Polri
4. Jabatan dan Proyeksi Karier
Kenaikan pangkat juga sangat dipengaruhi oleh jabatan dan kebutuhan organisasi. Umumnya, AKP yang diusulkan naik KOMPOL:
- Pernah atau sedang menduduki jabatan struktural setingkat AKP
- Diproyeksikan untuk menempati jabatan setingkat KOMPOL
Artinya, kenaikan pangkat bukan hanya soal individu, tetapi juga kesiapan perwira tersebut untuk mengisi posisi strategis dalam struktur organisasi Polri.
5. Sehat Jasmani dan Rohani
Kondisi fisik dan mental menjadi syarat wajib lainnya. Untuk mempersiapkan kenaikan pangkat dari AKP ke KOMPOL harus:
- Lulus pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani
- Tidak memiliki gangguan kesehatan yang menghambat pelaksanaan tugas
- Stabil secara psikologis untuk memimpin anggota
Kepemimpinan menuntut ketahanan fisik dan mental yang prima, terutama dalam situasi tugas berisiko tinggi.
6. Bersih dari Pelanggaran Disiplin dan Hukum
AKP ke KOMPOL harus memiliki rekam jejak disiplin yang bersih. Tidak sedang:
- Menjalani proses hukum pidana
- Menghadapi sidang kode etik
- Dalam pemeriksaan pelanggaran disiplin
Integritas menjadi faktor penentu utama dalam promosi perwira.
7. Usulan Resmi dari Kesatuan
Tahap akhir adalah usulan resmi dari kesatuan. Kenaikan pangkat harus:
- Diusulkan oleh Kasatker atau Kapolres
- Masuk dalam Daftar Usulan Kenaikan Pangkat (DUKP)
- Disetujui secara berjenjang hingga tingkat pusat
Tanpa usulan resmi, proses kenaikan pangkat tidak dapat diproses.

Kenaikan pangkat dari AKP ke KOMPOL bukanlah proses instan, melainkan hasil dari perjalanan karier yang dibangun secara konsisten dan terukur. Pemenuhan masa dinas, kelulusan pendidikan Sespimma, penilaian kinerja yang baik, kondisi kesehatan yang prima, serta rekam jejak disiplin yang bersih menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Seluruh syarat tersebut mencerminkan kesiapan seorang perwira untuk mengemban tanggung jawab kepemimpinan yang lebih besar dalam organisasi kepolisian.
Bagi perwira AKP yang menargetkan pangkat KOMPOL, memahami dan mempersiapkan setiap persyaratan sejak dini merupakan langkah strategis. Dengan perencanaan karier yang matang, peningkatan kompetensi berkelanjutan, serta komitmen menjaga integritas, peluang untuk naik pangkat akan terbuka lebih luas. Pada akhirnya, kenaikan pangkat bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan amanah untuk memberikan pengabdian terbaik kepada institusi dan masyarakat.



